Pelakasanaan Vaksin Tahap 1 Pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) MIN 3 Cijantung

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi Covid-19 bakal diberikan kepada semua guru dan tenaga kependidikan, termasuk yang berstatus honorer. “Seluruh guru dan petugas penunjang di sekolah/madrasah harus dapat vaksin. Jadi nanti yang akan dapat baik guru honorer maupun ASN,” katanya dikutip dari diskusi yang disiarkan langsung melalui akun Youtube FMB9ID_IKP, Jumat (26/2/2021).

Nadia mengatakan vaksinasi dilakukan bukan hanya untuk melindungi guru dan tenaga kependidikan, tapi juga untuk melindungi siswa ketika Sekolah/Madrasah dibuka nantinya. Pasalnya, kata dia, vaksinasi belum bisa dilakukan untuk anak di bawah 18 tahun. Vaksinasi memiliki tiga manfaat utama. Pertama, melindungi penerima vaksinasi. Kedua, menciptakan kekebalan kelompok. Ketiga, memberikan perlindungan bagi orang di sekitar penerima.

Pendidik dan Tenaga kependidikan (PTK) tidak perlu risau akan keamanan vaksin Covid-19. Pemerintah hanya menyediakan vaksin yang telah terbukti aman dan lolos uji klinis. Vaksin yang diberikan juga telah mendapatkan Emergency Use of Authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. Selain aman, vaksin Covid-19 juga sudah halal. Fatwa halal untuk vaksin ini sudah dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Jadi kita tahu di seolah/Madrasah, vaksin Covid-19 belum bisa diberikan kepada anak usia 18 tahun. Oleh karena itu untuk lindungi dan mejaga anak-anak didik kita, untuk itu guru harus dapat vaksin guna menghentikan penyebaran Covid-19. Semoga dalam waktu dekat kegiatan belajar dan mengajar dapat dilakukan depan tatap muka di madrasah tercinta kita. Amin…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *